cara membuat pagar betis dalam futsal

Priiiiiiiit” wasit meniup peluit tanda telah terjadi pelanggaran, titik pelanggaran berada disisi kanan pertahan dari sang kiper. Setelah beberapa saat mengatur kawan-kawannya menjadi pagar betislalu dia memposisikan dirinya berada dibelakang pagar betis tersebut.

Adakah kejanggalan dari uplikan cerita di atas? Ya posisi dari seorang kiper futsal setelah mengatur pagar betis. Posisi dia seharusnya menutup celah ruang lainnya yang tidak tertutup oleh pagar betis, bukan berada dibelakang dari pagar betis dan hal ini masih sering terjadi.

Kali ini saya ingin memberikan tips dalam mengatur pagar betis serta dimana posisi kita sebaiknya berada. Silahkan disimak videonya terlebih dahulu.

Pada video tersebut dijelaskan, usahakan pagar betis untuk menutup salah satu posisi ruang/tiang gawang, dan posisi kita disisi lain serta siap untuk menutup ruang tersebut.

Contoh dalam video tersebut sang kiper futsal berusaha mengatur sisi kanan gawangnya untuk ditutup oleh pagar betisnya dan dia menutup sisi berlawanannya (kiri).

Situasional Dalam Mengatur Pagar Betis

Pernah melihat kiper futsal yang ikut menjadi pagar betis? Atau pernah bingung dalam menentukan apakah kita sebaiknya ikut dalam pagar betis atau tidak?

Hal ini merupakan hal yang situasional, jika sekiranya kita perlu untuk ikut menjadi pagar betis maka silahkan. Hal-hal yang perlu diperhitungkan ketika kita hendak ikutm enjadi pagar betis adalah jarak dari titik pelanggaran dengan gawang kita.

Jika jaraknya dekat dengan gawang saya pribadi lebih memlilih untuk ikut menjadi pagar betis. Perhitungan lainnya adalah dimana pelanggaran itu terjadi, saya lebih sering ikut menjadi pagar betis ketika pelanggaran terjadi berada ditengah segaris dengan sekitar titik penalty (lihat.gambar)

 

pagar betis Cara Mengatur Pagar Betis

Hal ini karena dengan jarak yang sedekat itu maka ruang tembak akan menjadi luas. Berdasarkan pengalaman jika saya menutup salah satu tiang dan saya tidak menjadi pagar betis juga. maka akn tersisa pemain lain lawan yang bebas.

usahakan pagar betis untuk menutup salah satu posisi ruang/tiang gawang, dan posisi kita disisi lain serta siap untuk menutup ruang tersebut

Karenanya saya lebih sering ikut menjadi pagar betis dan hanya 3 pemain termasuk saya yang menjadi pagar betisnya. 2 kawan lainnya siap menjaga pergerakan pemain 2 pemain lawan lainnya. Dan 1 pemain lawan lainnya biasanya berada disekitar pemain lawan yang mengambil tendangan.

Jika tendangan bebas terjadi serong pada sisi kanan atau kiri saya lebih memilih untuk tidak ikut menjadi pagar betis dan mengatur pagar betis saja untuk menutup tiang dekat dan saya berusaha menutup tiang lainnya (seperti di video)

pagar betis1 Cara Mengatur Pagar BetisKet:

Titik Merah: Pemain lawan yang mengambil tendangan bebas

Titik Hijau: Kiper Futsal (Kita)

Garis sejajar dengan tiang gawang: luas/area ruang tembak

Garis melintang depan penendang: pagar betis

Itulah cara saya dalam mengatur pagar betis,

Read more: http://www.kiperfutsalpost.net/mengatur-pagar-betis/#ixzz1semx6OmR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s